Jangan Sampai Bernasib Sama, Coba Lihat Lima Kerajaan Ini Runtuh Karena Perang Saudara

JEJARINGBALI.com – Hal paling sering kita dengar tatkala belajar sejarah penjajahan Indonesia adalah strategi devide et impera alias strategi pecah belah yang dilakukan Belanda. Menurut sejarah, strategi ini paling ampuh untuk menguasai nusantara. Belakangan praktik ini disadari oleh para pejuang sehingga dirumuskanlah strategi persatuan seluruh elemen bangsa untuk melawan penjajah. Dengan strategi ini alhasil kita bisa merengkuh kemerdekaan yang diproklamasikan pada 17 Agustus 1945.

Namun tahukah anda kerajaan-kerajaan besar di era nusantara sebelum dikenalnya negara Indonesia kebanyakan runtuh dikarenakan perang saudara? Perang saudara adalah perselisihan antar bangsa sendiri yang didasari oleh keinginan untuk berkuasa. Keinginan untuk berkuasa alias keegoisan ini mengawali kehancuran dan mempermudah penguasaan oleh bangsa lain. Mau tahu kerajaan apa saja yang runtuh akibat perang saudara, berikut cuplikannya :

  1. Kerajaan Samudera Pasai

samudera-pasai

Tahukah anda bahwa sebenarnya wilayah Nusantara yang pertama kali menerima pengaruh Islam adalah daerah Pantai Sumatera Utara? Ternyata pengaruh islam yang pertama kali tidak terjadi di Jawa seperti yang dipikirkan banyak orang. Dan pada saat itu, daerah pantai sumatera utara dikuasai oleh Kerajaan Samudera Pasai. Dari Samudera Pasai ini barulah pengaruh islam masuk ke Malaka lalu ke Pulau Jawa.

Kerajaan Samudera Pasai berdiri pada tahun 1287 dan berakhir karena diinvasi oleh Portugis pada tahun 1521. Keruntuhan kerajaan diawali oleh ditaklukkannya Kerajaan Malaka yang kerap membantu Kerajaan Samudera Pasai oleh Portugis kala itu. Sementara di Kerajaan Samudera Pasai juga terjadi pertikaian yang mengakibatkan perang saudara dan meruncing menjadi pemberontakan terhadap Sultan yang berkuasa. Perang saudara ini membuka jalan masuk bagi Portugis untuk menguasai Kerajaan Samudera Pasai. Inilah awal masuknya kolonialisasi Eropa di Nusantara.

  1. Kerajaan Majapahit

kerajaan-majapahit

Kerajaan Majapahit merupakan kemaharajaan raya yang menguasai wilayah yang sangat luas di Nusantara pada masa kepemimpinan Hayam Wuruk pada tahun 1350-1389. Kerajaan yang bercorak Hindu-Buddha ini memiliki kekuasaan yang terbentang dari Jawa, Sumatera, Semenanjung Malaya, Kalimantan hingga Indonesia Timur.

Namun tahukah anda mengapa kerajaan yang jaya seperti ini akhirnya runtuh juga? Setelah meninggalnya Raja Hayam Wuruk terjadi perebutan kekuasaan di antara keluarga raja. Kemudian terjadi pula perang saudara yang dikenal dengan sebutan Perang Paregreg antara tahun 1405-1406. Perang saudara terjadi antara Wirabhumi melawan Wiramawardhana yang diakhiri dengan meninggalnya Wirabhumi. Di sisi lain, pergantian raja terus mengakibatkan pertengkaran yakni pada tahun 1450-an dan disambung pemberontakan besar yang dilancarkan seorang bangsawan pada tahun 1468. Lagi-lagi nafsu ingin berkuasa dan pemberontakan mengawali keruntuhan kerajaan besar seperti Majapahit.

  1. Kerajaan Demak

masjid-agung-demak

Kerajaan Demak merupakan kerajaan Islam pertama di wilayah Jawa yang juga merupakan pengganti kekuasaan Kerajaan Majapahit. Kerajaan ini juga runtuh dikarenakan terjadinya perang saudara memperebutkan tahta kerajaan setelah Sultan Trenggono meninggal dunia.

  1. Kerajaan Aceh

kerajaan-aceh

Kerajaan Aceh merupakan kerajaan yang berkontribusi besar dalam penyebaran agama Islam di Nusantara menggantikan peranan Kerajaan Samudera Pasai. Inilah sebabnya Aceh disebut sebagai serambi mekah. Kejayaan kerajaan Aceh terjadi pada saat kepemimpinan raja besar yang kuat yakni Sultan Iskandar Muda. Pada masa kepemimpinan Sultan Iskandar Muda, Kerajaan Aceh dikenal sebagai negara militer terkuat di Nusantara. Namun setelah meninggalnya Iskandar Muda, kejayaan kerajaan berangsur-angsur menurun.

Namun faktor pendukung keruntuhan kerajaan Aceh tidak saja diakibatkan meninggalnya Sultan Iskandar Muda melainkan juga didorong terjadinya pertikaian antara golongan bangsawan dan golongan ulama karena masalah perbedaan aliran agama. Pertikaian ini berlangsung berkepanjangan sehingga menjadi pintu masuk Belanda untuk mengambil keuntungan dalam kekuasaan Kerajaan Aceh.

Padahal kala itu, Kerajaan Aceh merupakan kerajaan paling sibuk di Nusantara untuk urusan perdagangan internasional. Kerajaan Aceh menjadi pesaing ketat Portugis yang menguasai Kerajaan Malaka. Pada masa kejayaannya, Kerajaan Aceh berhasil menaklukkan kerajaan-kerajaan pantai timur Sumatera seperti Daya, Aru, Asahan, Deli dan Panai. Di semenanjung, Kerajaan Aceh berhasil menguasai Kedah, Pahang serta Johor. Sementara di pantai barat, terdapat beberapa kerajaan yang berhasil ditaklukkan seperti Barus, Natal, Tiku, Pariaman dan Padang.

  1. Kerajaan Ternate-Tidore

kerajaan-ternate-tidore

Kerajaan Ternate dan Tidore merupakan dua kerajaan besar yang lokasi geografisnya berada di Maluku. Kedua kerajaan ini merupakan daerah penghasil rempah-rempah (pala dan cengkeh) terbesar di Nusantara. Inilah yang membuat dua kerajaan ini sebagai pusat perdagangan rempah-rempah dan menjadi perhatian para pedagang-pedagang luar negeri.

Namun kebesaran dua kerajaan ini tidak bertahan lama karena praktik adu domba oleh Portugis dan Spanyol yang menginginkan kelimpahan rempah-rempah di dua kerajaan ini. Kerajaan Ternate berhasil diadudomba dengan kerajaan Tidore walaupun pada akhirnya dua kerajaan ini sadar sedang diadudomba dan melakukan perdamaian. Meski telah berdamai, dampak perang antara kedua kerajaan ini jelas mengurangi kekuatannya dan semakin mudah dikuasai oleh Belanda yang jauh lebih sistematis dan strategis dalam mengupayakan penguasaan wilayah kerajaan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s